![]() |
| Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026). (Foto: Menhan). |
Poros Merdeka, Bogor — Pendidikan berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik peserta didik. Pembentukan karakter, keterampilan, dan integritas juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi tantangan di masa mendatang.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026).
Dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Universitas Pertahanan Republik Indonesia (URI), Donny meninjau langsung lingkungan SMA KTB, termasuk berbagai sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan pendidikan dan pembelajaran para siswa.
SMA KTB merupakan salah satu sekolah unggulan yang menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB). Penerapan kurikulum tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem pembelajaran yang memiliki standar internasional.
Kunjungan tersebut juga memberikan gambaran mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu menunjang perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Pendidikan Akademik Harus Diimbangi Karakter
Penguasaan ilmu pengetahuan menjadi salah satu modal utama bagi generasi muda. Namun, kemampuan akademik saja dinilai belum cukup untuk menghadapi tantangan masa depan yang semakin dinamis.
Generasi muda juga membutuhkan karakter yang kuat, keterampilan dalam menyelesaikan persoalan, kemampuan beradaptasi, serta integritas dalam menjalankan tanggung jawab.
Konsep tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia unggul. Pendidikan diharapkan tidak sekadar menghasilkan siswa dengan prestasi akademik, tetapi juga individu yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Dewan Pengarah SMA KTB Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, penerapan standar International Baccalaureate di sekolah tersebut mencakup berbagai komponen pendidikan.
Ia menjelaskan, kurikulum dan standar pengajaran di SMA KTB telah tersertifikasi IB. Hal yang sama juga berlaku bagi tenaga pengajar hingga struktur ruang belajar yang digunakan dalam mendukung proses pendidikan.
Dengan penerapan standar tersebut, SMA KTB berupaya membangun sistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada pengembangan kapasitas peserta didik.
Dorong Lingkungan Belajar Berkualitas
Dalam kunjungannya, Wamenhan turut meninjau fasilitas sekolah. Sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu komponen yang berperan dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan mendukung proses pengembangan siswa.
Lingkungan pendidikan yang baik dapat memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi kemampuan, mengembangkan keterampilan, serta membangun kepercayaan diri.
Kunjungan Wamenhan Donny Ermawan Taufanto ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara turut dihadiri Wagub URI, Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan, serta jajaran pejabat SMA KTB dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia.
Melalui penerapan pendidikan berstandar internasional yang dipadukan dengan pembentukan karakter, SMA KTB diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki kompetensi dan integritas untuk menghadapi masa depan.
