![]() |
| Mahasiswa KKN-T IDBU 42 Universitas Diponegoro UNDIP melaksanakan kegiatan penyuluhan gizi seimbang bagi balita. (Foto: Dok/Ist). |
Poros Merdeka, Sragen - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 42 Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan kegiatan penyuluhan gizi seimbang bagi balita yang dirangkaikan dengan senam lansia di Posyandu RT 11, Dukuh Jetis, Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, pada hari Selasa 11, Agustus 2026. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Bidan Sudarmi, A.Md.Keb.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Multidisiplin 4 dengan tema “Program Penunjang dan Edukasi Ketahanan Pangan Keluarga”. Pelaksanaan kegiatan ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi balita sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat bagi kelompok lanjut usia (lansia).
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai gizi seimbang bagi balita yang ditujukan kepada orang tua dan pendamping balita yang hadir dalam kegiatan Posyandu.
Dalam penyuluhan tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU 42 menyampaikan informasi mengenai kebutuhan zat gizi bagi anak, meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, serta pentingnya keberagaman makanan dalam mendukung proses tumbuh dan kembang anak.
Selain membahas jenis dan kebutuhan zat gizi, peserta juga diberikan edukasi mengenai penerapan menu makanan bergizi yang dapat disesuaikan dengan bahan pangan yang mudah diperoleh serta kemampuan ekonomi keluarga.
Edukasi turut menekankan pentingnya perhatian orang tua terhadap pola makan dan pertumbuhan anak sebagai langkah preventif terhadap berbagai permasalahan gizi, termasuk stunting. Penyuluhan berlangsung secara interaktif dengan memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan seputar pemenuhan kebutuhan gizi anak. Melalui penyampaian materi yang aplikatif, orang tua diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik dan menerapkannya dalam penyediaan makanan sehari-hari bagi anak.
Setelah kegiatan penyuluhan selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama bagi lansia di Dukuh Jetis. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya promotif dalam menjaga kesehatan dan kebugaran kelompok lanjut usia melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin.
Senam dipandu oleh mahasiswa KKN-T IDBU 42 Undip dengan gerakan yang disesuaikan bagi peserta lansia.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti secara aktif oleh para peserta. Selain menjadi sarana untuk menjaga kebugaran, kegiatan senam bersama juga menjadi momentum untuk mempererat interaksi dan kebersamaan antarwarga.
Pelaksanaan penyuluhan gizi balita dan senam lansia diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Dukuh Jetis. Melalui edukasi gizi, masyarakat khususnya orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi sejak usia dini. Sementara itu, kegiatan senam diharapkan dapat mendorong para lansia untuk tetap aktif bergerak dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T IDBU 42 Undip dalam mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan ketahanan pangan keluarga. Dengan adanya edukasi dan aktivitas kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan dapat terbentuk masyarakat yang lebih sadar gizi, aktif, dan sehat guna mendukung terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera di Desa Sukorejo.
