![]() |
| Cristiano Ronaldo. (Foto: Dok/Ist). |
Poros Merdeka, Jakarta - Nama Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan setelah Steve McClaren berbicara mengenai situasi sang kapten Portugal dan pengalaman bekerja dengannya di Manchester United.
McClaren, yang pernah menjadi asisten Erik ten Hag di Manchester United, menilai perjalanan Ronaldo di sejumlah klub besar selalu diwarnai perdebatan mengenai bagaimana seorang pemain dengan status besar harus menyesuaikan diri dengan sistem tim.
Dalam pernyataan yang beredar, McClaren mengaitkan situasi Ronaldo dengan masa-masa sebelumnya ketika sang pemain berada di bawah asuhan Jose Mourinho, Maurizio Sarri, Massimiliano Allegri hingga Erik ten Hag.
Namun, bagian paling banyak mendapat perhatian adalah pandangan McClaren mengenai prioritas Ronaldo sebagai pemain.
Menurut McClaren, Ronaldo sangat memperhatikan warisan karier, jumlah gol dan catatan individunya. Ia menilai hal tersebut dapat menjadi persoalan ketika kepentingan individu harus berjalan bersamaan dengan kebutuhan taktik sebuah tim.
Pandangan tersebut juga dikaitkan McClaren dengan pengalamannya di Manchester United. Ketika Ten Hag meminta Ronaldo menjalankan pressing seperti pemain depan lainnya, muncul perbedaan pandangan yang akhirnya berkembang menjadi konflik.
McClaren sebelumnya menjelaskan bahwa Ten Hag tidak ingin mengubah prinsip permainannya hanya karena Ronaldo merupakan pemain dengan reputasi besar. Pelatih asal Belanda tersebut tetap meminta Ronaldo menjalankan tugas pressing yang menjadi bagian dari sistem Manchester United.
Perselisihan Ronaldo dan Ten Hag kemudian berakhir dengan kepergian Ronaldo dari Old Trafford pada akhir 2022. Ronaldo selanjutnya bergabung dengan Al-Nassr dan tetap menjadi bagian penting dari tim nasional Portugal.
Meski demikian, pandangan mengenai masa depan Ronaldo bersama Portugal tetap menjadi perdebatan. Statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Portugal membuat setiap keputusan mengenai perannya di tim nasional selalu mendapat perhatian besar.
McClaren sendiri kini berbicara dari perspektif pengalaman langsungnya bekerja di lingkungan Manchester United. Pernyataannya tidak secara otomatis menjadi gambaran resmi mengenai pandangan Federasi Sepak Bola Portugal maupun staf kepelatihan tim nasional Portugal.
Yang jelas, komentar McClaren kembali membuka pembahasan mengenai tantangan yang dihadapi pelatih ketika harus mengelola pemain dengan status dan pengaruh sebesar Cristiano Ronaldo.
