![]() |
PC PMII DIY Racik Formula Baru Kaderisasi di Era Gen Z. (Foto: Dok/Ist). |
Forum ini dirancang sebagai ruang bagi jajaran kaderisasi PMII DIY untuk menyusun ulang pola rekrutmen sekaligus memperkuat organisasi agar lebih sesuai dengan karakter mahasiswa baru di tengah arus digitalisasi. Selain itu, workshop juga diarahkan untuk meningkatkan mutu kaderisasi di level komisariat dan rayon, sejalan dengan agenda besar pembaruan sistem kaderisasi yang tengah digencarkan di tubuh PMII.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PC PMII D.I. Yogyakarta, Muh. Faisal, menekankan bahwa kaderisasi merupakan denyut nadi organisasi yang mesti senantiasa diperbarui, tanpa harus mengorbankan identitas maupun nilai-nilai dasar yang dianut PMII.
Diawali Keynote Speech dari Wakil Ketua DPRD DIY
Acara dibuka dengan Keynote Speech dari Umaruddin Masdar, S.Ag., yang berperan sebagai Majelis Pembina Cabang PMII DIY sekaligus menjabat Wakil Ketua DPRD DIY. Ia menggarisbawahi posisi kaderisasi sebagai fondasi utama bagi keberlangsungan organisasi, serta perlunya merancang strategi yang tanggap terhadap dinamika sosial, kemajuan teknologi, dan pergeseran karakter generasi muda.
Tiga Narasumber Bahas Komunikasi, Branding, dan Penguatan Kaderisasi
Sesi inti workshop diisi oleh tiga pemateri. Dr. Rika Lusri Virga, S.IP., M.A., yang berprofesi sebagai Dosen Media dan Komunikasi FISHUM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, membawakan materi bertajuk "Engage, Connect, Recruit: Membangun Komunikasi Efektif Organisasi Mahasiswa bagi Generasi Z". Pemaparannya berfokus pada cara membangun kedekatan dengan mahasiswa baru lewat pendekatan komunikasi yang lebih kreatif dan relevan.
Materi kedua disampaikan oleh M. Irfan Agus, S., S.Mat., M.Sc., Founder Guru Pembelajar Indonesia, dengan tema "Branding Organisasi di Era Digital". Ia memaparkan urgensi membangun identitas organisasi yang kokoh lewat pemanfaatan media digital, konsistensi pengelolaan konten, hingga strategi komunikasi publik untuk memikat minat mahasiswa.
Pada sesi terakhir, giliran Muhammad Rafli Ilham, S.Sos., Anggota Bidang Kaderisasi PC PMII DIY, membawakan materi "Strategi Penguatan Kaderisasi yang Adaptif dan Transformatif". Ia mengingatkan bahwa keberhasilan kaderisasi tidak cukup diukur dari jumlah anggota semata, melainkan juga harus melahirkan kader dengan kapasitas intelektual, jiwa kepemimpinan, dan kepekaan sosial melalui sistem yang berkesinambungan.
Momentum Konsolidasi Jelang Penerimaan Mahasiswa Baru
Ketua Biro Kaderisasi PC PMII DIY, Supra, mengungkapkan bahwa workshop ini digagas sebagai ajang konsolidasi bagi seluruh pengurus komisariat dan rayon menjelang momentum penerimaan mahasiswa baru.
"Melalui workshop ini kami ingin menghadirkan formulasi kaderisasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar PMII. Harapannya, setiap komisariat memiliki strategi rekrutmen yang efektif serta mampu membangun proses kaderisasi yang berkelanjutan," ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PC PMII DIY kembali menegaskan komitmennya dalam memperkokoh sistem kaderisasi sebagai jantung organisasi. Perpaduan antara penguatan komunikasi, strategi branding, dan pendekatan kaderisasi yang inovatif diharapkan mampu melahirkan kader-kader tangguh yang siap menjawab tantangan zaman sekaligus berperan sebagai agen perubahan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
